Sepatu Wanita dan Bagian-bagiannya

Sepatu Wanita dan Bagian-bagiannya

Apa Manfaat Mengenal bagian-bagian dari Sepatu Wanita ?


Sepasang sepatu wanita adalah kesatuan dari bagian-bagiannya yang terangkai menjadi satu. Pada awalnya bagian-bagian tersebut dibuat secara khusus berdasarkan disain yang sudah ditentukan. Kemudian dalam proses selanjutnya ditambahkan asesori atau bagian-bagian yang bersifat sekunder. Setelah melalui proses finishing, sepatu tersebut baru bisa hadir sebagai salah satu produk fashion untuk mendukung penampilan sang pengguna agar menjadi secantik dirinya.

Jika Anda seorang wanita yang beranggapan bahwa sepatu  adalah bagian  tidak terpisahkan dari keseluruhan penampilan seseorang, maka Anda adalah seorang penggemar sepatu. Sebagai seorang yang selalu tampil menggunakan sepatu modis, maka paling sedikit Anda harus tahu tentang bagian-bagian dari sepatu dan apa saja istilah yang digunakan di kalangan fashion dan disainer sepatu.

Apa manfaat lain jika Anda mengenal bagian-bagian sepatu ?

Saat mencari dan memilih sepatu ke butik atau galeri sepatu, pastikan bisa bertemu dengan pemilik atau paling sedikit manajernya. Ketika Anda menanyakan detil dari sepasang sepatu yang ingin Anda beli, maka Anda menyebut bagian-bagian sepatu tersebut dengan istilah yang hanya dikenal oleh kalangan terkait dengan persepatuan. Secara psikologis mereka akan cenderung memberikan respons positif dan memberikan respek berbeda dibandingkan terhadap konsumen lain.

Dampaknya, mereka akan memberi informasi yang sesungguhnya dan tidak akan berani menawarkan sepatu dengan harga terlalu tinggi seperti dilakukan terhadap konsumen awam. Sikap Anda telah memberikan kesan bahwa Anda juga paham tentang masalah sepatu, mereka beranggapan bahwa Anda adalah bagian dari masyarakat mereka. Hal ini secara psikologis akan memberikan reaksi yang berbeda.

Situasi awal tersebut sudah menjadi modal bagi Anda untuk menentukan apa langkah Anda selanjutnya. Disarankan untuk menggali informasi terkait dunia persepatuan dengan diselingi sentuhan pribadi berupa pertanyaan tentang keluarga, asal dan tempat tinggal dan lain-lain yang bersifat personal. Hal ini akan menumbuhkan interaksi yang tidak semata-mata didasarkan hubungan antara pembeli dan penjual.

Dari keakraban yang bisa dibangun dalam waktu singkat itu, Anda mungkin akan mendapat informasi-informasi sensitif dari dunia persepatuan yang tidak mungkin diperoleh konsumen lain. Anda juga bisa memanfaatkan untuk menggali informasi terkait dengan pengetahuan dan teknologi persepatuan.Berawal dari sedikit pengetahuan ini bisa Anda jadikan modal ketika di saat yang lain Anda mengunjungi butik, galery atau toko sepatu yang berbeda.

Di saat yang kedua, sebagai penggemar sepatu tentunya tidak memerlukan selang waktu sampai satu tahun untuk berbelanja kembali. Kali ini kunjungi tempat yang berbeda dan lakukan hal yang sama seperti pertama kali Anda lakukan. Pengetahuan dan wawasan Anda sudah cukup memadai untuk memanfaatkan atau menggali informasi yang lebih dalam, Anda baru akan merasakan bagaimana menjadi konsumen yang tidak “konsumeristis”.

Trik sederhana ini bertujuan agar Anda benar-benar menjadi konsumen yang kritis dan dapat memperoleh kualitas sepatu sesuai dengan harganya. Lebih memahami dunia fashion sepatu sehingga dapat memanfaatkan fungsi sepatu sebagai pelindung alas kaki sekaligus memperoleh kenyamanan ketika memakainya dan berpenampilan secara prima seperti keinginan Anda. Hanya saja strategi ini tidak bisa dijalankan jika Anda membeli sepatu secara online.

Inilah bagian-bagian dari sepatu wanita dan istilahnya, beberapa jenis dengan model sepatu didisain dengan tidak menggunakan bagian tertentu, sebagian justru memberi tambahan bagian tetapi pada umumnya hanya berfungsi sebagai asesories. Bagian-bagian dari sepatu wanita ini adalah bersifat umum yang biasa ditemukan dalam setiap sepatu wanita berhak tinggi, kecuali jenis flat yang lebih sederhana.

Sepatu Wanita dan Bagian-bagiannya
  • Counter :  Bagian belakang tumit kaki, berfungsi untuk memperkeras bagian belakang sepatu dan membentuk struktur sepatu.
  • Quarter : Bagian tumit sepatu sebelah dalam yang menutupi tumit kaki bagian belakang. Untuk sepatu wanita, biasanya quarter dan counter dicetak dalam satu bagian.
  • Heel : Sebutan untuk bagian sepatu yang posisinya persis di bawah tumit, heel menjadi ukuran tinggi rendahnya sepatu. Bagian ini secara mendasar membedakan dengan jenis sepatu flat. Sedangkan bentuknya sering menjadi sebutan untuk model sepatu. 
  • Seat Heel : Bagian atau posisi tempat menempel heel pada telapak kaki bagian belakang
  • Heel Breast : Sisi atau bidang heel yang berada di bagian dalam.
  • Top Heel : Bagian dari ujung heel yang menapak ke lantai. Top heel dibuat dari bahan yang ringan dan keras, karena fungsinya menahan beban berat tubuh pemakai.
  • Shank : Bagian yang membentang antara tumit sampai bagian depan telapak kaki untuk membentuk struktur sepatu.
  • Sole : Bagian bawah sepatu yang bersentuhan dengan lantai.
  • Seat Heel : Dudukan antara pangkal heel dengan bagian tumit
  • Vamp :  Ruang terbuka untuk memasukkan kaki ke dalam sepatu. Umumnya sepatu wanita didesain dengan vamp lebar untuk menampakkan banyak bagian kaki penggunanya sehingga terkesan lebih panjang dan ramping.
  • Insole : Sebuah lapisan bahan yang terletak di antara Sole dan telapak kaki, biasanya terbuat dari lembaran kertas selulosa, atau sintetis non-woven. Fungsinya untuk menambah kenyamanan dan sekaligus untuk menyerap keringat kaki.
  • Throat :  Bagian depan Vamp sebelum ujung sepatu (Toe Box). Beberapa sepatu tidak memiliki bagian Throat karena menggunakan disain langsung.
  • Toebox : Bagian dari sepatu untuk menutupi dan melindungi jari-jari kaki, sepatu yang tidak memiliki Toe Box disebut Open Toe yang menampakkan jari-jari kaki penggunanya. Untuk mengetahui apa saja style toebox, baca lebih lanjut tentang Bagian Depan Sepatu Wanita.
  • Platform : Bagian ini hanya dimiliki oleh model high heels Platform, karena itu model tersebut dinamakan platform. Sepatu wanita hak tinggi model stiletto pada awalnya didesain tidak menggunakan platform. Aplikasi platfom pada Stiletto juga akan menambah tinggi ukuran heels yang digunakan. Untuk model Wedges, platform ini didisain penuh dari bawah ujung jari kaki sampai ujung tumit.
Karena dunia fashion berbasis pada industri kreatif yang terus melahirkan kreasi-kreasi baru, di masa-masa mendatang bagian-bagian tersebut mungkin akan bertambah, diaplikasikan menjadi bagian lain atau bahkan banyak yang dihilangkan.

Sementara itu pesatnya perkembangan teknologi juga akan menghasilkan material baru untuk bahan sepatu wanita. Misalnya kulit jenis suede dan nubuck atau kain beludru kini banyak digantikan dengan microfiber yang bisa diproduksi secara massal, sehingga selain bisa menekan biaya produksi, perawatan sepatu berbahan microfiber juga lebih mudah dibandingkan bahan aslinya.

Wedges boots yang diperagakan rumah mode milik Silvia Venturini Fendi pada Fashion Week Fall-Winter 2015-2016 menampilkan platform berbahan dari lucite, jenis acrylic yang berkualitas tinggi memiliki sifat ringan dan kuat. Selain meningkatkan kenyamanan pengguna, teknologi juga memberikan lebih banyak kemungkinan untuk menciptakan desain baru.