Wedges Model Paris Trend 2015-2016


Trend Wedges Ala Paris Sampai Maret 2016

Model Wedges Paris untuk trend 2015-2016 lebih banyak menampilkan beberapa platform asli, seolah menunjukkan tingkat stabilitasnya juga tidak kalah dengan Chunky yang mulai masuk ke pasar high heels.


Desain sepatu wanita model Wedges yang ditampilkan oleh para desainer dan rumah mode cenderung menurun dalam fashion week beberapa tahun terakhir ini. Baik pada fashion week di Milan, Paris dan New York, bahkan fashion week di London sama sekali tidak menampilkan model Wedges. Khusus di Paris yang juga memiliki latar belakang sejarah fashion cukup panjang, tercatat hanya tiga rumah mode menawarkan model Wedges untuk trend sampai akhir musim dingin, Maret 2016.

Konsisten dengan fungsi sepatu untuk pelindung kaki dari percikan salju musim winter, para desainer menghadirkan Wedges booties. Ciri dasar Wedges dengan konstruksi tumit tinggi dalam hak tunggal masih nampak jelas. Aplikasi yang dilakukan pada upper dengan mengadopsi beragam style serta variasi bahan baku dan pilihan warna membuat penampilan Wedges di Paris ini menjadi beragam.

Siapa saja perancang Wedges tersebut dan bagaimana detailnya ?

Wedges Model Milan Trend 2015-2016

Wedges Model Milan Trend 2015-2016

Wedges Gaya Italia Trend 2015- Maret 2016

Model Wedges dari Milan untuk trend 2015-2016 dengan style inovatif ditampilkan oleh Fendi dan Marni. Ferragamo mengadopsi model tahun 1939 sedangkan Max Mara tetap mempertahankan platform klasik yang diaplikasi model sepatu pria.


Model Wedges meskipun tidak dominan dalam dunia fashion tetapi tetap bisa bertahan sampai beberapa tahun belakangan. Terakhir, Wedges harus tampil dengan berbagai aplikasi agar tetap memiliki unsur “kebaruan”, yakni tuntutan utama dari dunia fashion yang sangat dinamis dan secara mutlak menghendaki inovasi yang kreatif dan original.

Pasar sepatu fashion sampai saat ini masih berada dibawah dominasi high heels yang identik dengan Stiletto, disusul Cone  dengan “klan”-nya yang terdiri dari beberapa sub model. Meskipun demikian beberapa model heels lain mencoba menerobos masuk, tetapi belum berhasil mematahkan kekuasaan Stiletto dan Cone high heels, diprediksi heel model Chunky dalam beberapa musim mendatang akan mampu menguasai segmen pasar high heels.

Bagaimana dengan posisi style Wedges yang ditawarkan untuk menjadi trend sampai berakhirnya Winter pada bulan Maret 2016 ?

Sepatu Wanita Trend 2016


Model Sepatu Wanita Terbaru Trend 2016 Model Sepatu Wanita Terbaru Trend 2016 Model Sepatu Wanita Terbaru Trend 2016

Model Sepatu Wanita Terbaru Trend 2016


Sepatu wanita trend 2016 akan mulai dikuasai oleh model Chunky dengan berbagai aplikasinya menggantikan posisi Stiletto dan Cone high heels.


Trend sepatu wanita terbaru 2016 bisa diprediksi dengan mencermati dinamika perkembangan fashion di beberapa pusat mode dunia. Tercatat Kota Milan, Paris, London dan New York, beberapa pengamat mode mulai memasukkan Tokyo ke dalam kelompok pusat mode tersebut. Fashion week yang diselenggarakan secara rutin di kota-kota itu menjadi tolok ukur perkembangan fashion dunia.

Sepatu wanita untuk trend 2016 di pasar global tergantung pada model yang dirancang desainer, tetapi tidak bisa dipisahkan dengan pemilik rumah mode yang ikut mempengaruhi rancangan tersebut berdasarkan pertimbangan dari aspek bisnis. Paling sedikit dikaitkan dengan statistik penjualan dan prediksi terhadap kecenderungan konsumen di pasar fashion.

Style 2016 : Lace Up Flats

sepatu flat bertali lace up flats style 2016

2016: Masuknya Sepatu Prajurit Romawi

Lace up flats, sebutan untuk sepatu wanita hak datar atau flat bertali akan segera booming menyusul Chunky heels, karena model ini memberi solusi untuk tampil stylish hanya dengan memakai sepatu flat.


Flat atau sepatu wanita hak datar dengan style lace up belum banyak hadir sepanjang bulan September 2015 sampai akhir Maret 2016, karena rentang waktu tersebut merupakan musim gugur dan musim dingin bagi negara-negara di belahan bumi utara. Sehingga kebanyakan sepatu yang dipakai adalah model yang menutup rapat kaki penggunanya agar tidak kedinginan.

Sesuai dengan karakteristik lace up flats, sepatu ini memberi ruang terbuka pada seluruh bagian kaki, kecuali telapak kaki dan sedikit bagian tertentu sesuai dengan model yang diaplikasikan. Karena itu para wanita tidak akan memakainya sebelum dimulai musim panas pada tahun berikutnya, saat mereka membutuhkan perangkat fashion yang mampu untuk beradaptasi dengan cuaca kering dan panas.

Dari mana istilah lace up flats diadopsi ?

Sepatu Flat Gucci 2015-2016


Model Sepatu Hak Datar Gucci
untuk Trend 2015-2016

Sepatu wanita hak datar dari Gucci untuk trend 2015-2016 hadir dalam desain kontemporer, tapi Alessandro Michele mampu mempertahankan penampilan dan ciri Gucci yang elegan.


Sepatu wanita dan pria hasil desain Gucci merupakan produk fashion yang tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, selain Gucci merupakan salah satu rumah mode tertua di Italia, para penerus Guccio Gucci memiliki tradisi yang kuat untuk mengutamakan kualitas sebagai salah satu ciri yang harus tetap dipertahankan.

Salah satu hasil desain Gucci yang terkenal dan menjadi ikon Gucci dalam produk sepatu fashion adalah model Horsebit Loafer, sepatu loafer dengan asesoris miniatur sanggurdi atau pijakan kaki pada pelana kuda. Model tersebut memiliki pangsa pasar tersendiri dan sampai sekarang assesoriesnya banyak ditiru oleh para desainer sepatu. Padahal model tersebut diperkenalkan Gucci pada tahun 1953.

Bagaimana sepatu fashion Gucci untuk trend 2015-2016 ?

Wedges Boots Trend 2015-2016

Wedges Boots Trend 2015-2016

Model Wedges Fendi Trend 2015-2016
Dengan Platform Baru, Stylish Dan Fungsional

Wedges Boots dari Fendi untuk Trend 2015-2016 hadir dengan platform baru, lebih aman dan berpenampilan elegan


Wedges boots merupakan salah satu model pilihan paling tepat untuk menghadapi musim dingin di belahan bumi sebelah utara yang dimulai akhir September sampai akhir Desember. Alasannya, sepatu boots dirancang untuk melindungi kaki secara optimal, karena itu bagian uppernya dinaikkan sampai di atas mata kaki. Ada yang sampai ke betis bahkan sampai di paha.

Meskipun untuk pelindung kaki bisa diganti dengan kaus kaki tebal, sepatu boot lebih mampu memberikan perlindungan secara menyeluruh dan cara memakainya pun lebih praktis. Jika masih kurang hangat bisa ditambah dengan memakai kaus kaki sebelum menggunakan sepatu boots. Diluar musim dingin, sepatu boots tetap diperlukan oleh mereka yang memerlukan fungsinya sebagai pelindung kaki.

Apa yang membuat sepatu boots wanita berbeda ?

Sepatu Chanel Wanita

Sepatu Chanel Wanita

Untuk Trend 2015-2016
Chanel Hadirkan Sang Legenda Two Tone

Sepatu Chanel wanita untuk trend 2015-2016 yang ditawarkan Rumah Mode dari Paris ini adalah The Two Tone, dirancang sendiri oleh Coco Chanel pada tahun 1957.


Sepatu wanita The Chanel Two Tone yang dirancang sendiri oleh Coco Chanel pada tahun 1957 ditampilkan secara dominan dalam peragaan Fashion Week Fall Winter 2015-2016 yang digelar di Milan. Beberapa model terkenal, diantaranya Cara Delevingne dan Kendall Jenner berulang kali tampil dengan gaun yang berbeda. Tetapi sepatu yang dipakainya hanya satu model : The Two Tone Sling Back.

Sepatu wanita dari Chanel ini dikenal sebagai salah satu legenda fashion, karena sejak didesain sendiri oleh Coco Chanel sudah beberapa kali ditampilkan dan selalu mendapat respon positif dari pasar fashion, khususnya para penyuka sepatu keluaran Rumah Mode terkenal asal Perancis itu. Di jamannya, Coco Chanel yang lahir dengan nama Gabrielle Bonheur Chanel memang kurang suka sepatu high heels. The Two Tone mencerminkan sikapnya itu.

Apa saja kelebihan The Two Tone ?

Sepatu Coco Chanel The Two Tone

Sepatu Coco Chanel The Two Tone

The Two Tone,
Legenda Sepatu Wanita Coco Chanel

Sepatu Coco Chanel untuk wanita, The Two Tone, menjadi salah satu legenda dalam dunia fashion. Hasil desain Chanel dari tahun 1957 itu sewaktu-waktu bisa hadir dalam fashion week dan menjadi trend.


Sepatu wanita Chanel The Two Tone memiliki karakteristik yang mudah dikenali oleh para wanita, khususnya penggemar hasil desainer Coco Chanel. Bukan hanya karena sepatu tersebut menjadi ikon Desainer dan Rumah mode di Paris yang kesohor itu, tetapi juga sudah diperkenalkan sejak tahun 1957 dan secara periodik The Two Tone hadir pada penyelenggaraan fashion week di Paris, bersaing dengan karya Dior, Lanvin, Louis Vuitton, Balenciaga, Yves Saint Laurent dan sederet nama besar di dunia fashion.

Jika Salvatore Ferragamo punya wedges, hasil penemuannya sehingga menjadi ikon Ferragamo di dunia sepatu fashion, sedangkan Christian Louboutin dikenal dengan sol merahnya. Ikon sol merah tersebut makin populer didongkrak oleh pertikaiannya dengan Yvest Saint Laurent karena salah satu desain high heelsnya juga menggunakan sol warna merah, perkaranya sampai berlanjut ke pengadilan. Maka The Chanel Two Tone punya kisah tersendiri yang unik.

Bagaimana proses Coco Chanel menciptakan The Two Tone ?

Sepatu Prada Wanita Miu Miu


Miu Miu Chunky Heels Dari Prada
Untuk Trend 2015-2016

Sepatu Prada wanita untuk trend 2015-2016 dari Miu Miu bisa menjadi pilihan terbaik karena tidak hanya elegan, tetapi juga ergonomis dan layak pakai untuk segala segmen.


Chunky heels untuk trend hingga pertengahan tahun 2016 tampil lebih stylish meskipun beberapa diantaranya mengadopsi bentuk heel kuno yang digunakan Louis XIV dari abad 16. Jika Chunky pada musim sebelumnya banyak diaplikasikan untuk high heels, kini mulai tampil dalam kategori mid heels. Hampir semua desainer memiliki model-model Chunky yang diandalkan untuk merebut pasar fashion, paling tidak untuk kurun waktu sampai pertengahan tahun 2016.

Mencermati model Chunky yang yang ditawarkan selama penyelenggaraan Fashion Week Fall-Winter 2015-2016 mulai dari Milan hingga New York terdapat banyak desain yang lebih memiliki keunggulan di segi estetika, tapi masih mengabaikan kenyamanan. Sementara desain lainnya lebih mengutamakan kenyamanan, tapi berdampak pada penampilannya yang menjadi kurang modis.

Mengapa aplikasi model Chunky untuk mid heels menjadi pilihan utama ?

Chunky Mid Heels Trend 2015-2016


Trend 2015-2016 :
Chunky Mulai Merambah Mid Heels

Chunky heels trend 2015-2016 tidak hanya diaplikasi untuk high heels, tetapi model sepatu ini sudah merambah ke wilayah mid heels. Dengan penampilan lebih modis, Chunky mid heels juga memberikan lebih banyak kenyamanan dan keamanan.


Trend sampai pertengahan tahun 2016 untuk hak model chunky lebih banyak ditawarkan oleh para desainer bila dibandingkan dengan trend untuk musim semi dan musim panas 2015. Jika sebelumnya model chunky diprioritaskan untuk high heels, kini lebih banyak diaplikasikan untuk mid heels. Hal ini mengindikasikan bahwa chunky sudah mulai populer di kalangan para wanita penyuka fashion.

Chunky bukan model sepatu wanita yang sama sekali baru, tetapi sudah dipakai oleh Raja Perancis Louis XIV di tahun 1650-an. Fakta tersebut terekam dalam lukisan-lukisan Hyacinthe Rigaud, seorang pelukis kerajaan yang sampai saat ini lukisan-lukisannya masih bisa dilihat pada beberapa museum di Eropa. Dalam  lukisan King of France and Navarre, yang dibuat pada tahun 1701 memperlihatkan dengan jelas model heel yang digunakan untuk sepatu Louis XIV.

Bagaimana perkembangan chunky sampai menjadi trend 2015-2016 ?

Model Wedges Trend 2015-2016

Model Wedges Trend 2015-2016

Model Wedges Ferragamo 2015-2016,
Reinkarnasi 1939

Model Wedges Ferragamo untuk trend September 2015 hingga Maret 2016 merupakan reinkarnasi Wedges rancangan tahun 1939, justru tanpa platform yang saat ini mulai disukai.


Model Wedges trend 2015-2016 yang ditawarkan oleh rumah mode Salvatore Ferragamo berbeda dengan model Wedges untuk musim semi dan musim panas yang berakhir pada Agustus 2015. Jika sebelumnya terinspirasi oleh model Rainbow Wedges yang sekaligus menjadi ikon Ferragamo, kali ini lebih mirip dengan Wedges rancangan Ferragamo di tahun 1939.

Model Wedges ini berbeda seperti umumnya Wedges yang biasa dijumpai karena menggunakan hak tunggal, mengadopsi model cone heels tetapi pada bagian top heel tersambung dengan sole bagian depan. Secara keseluruhan terkesan unik, seperti Wedges tanpa bidang di bagian tengah. Jika dicermati, model ini merupakan “reinkarnasi” dari Wedges tahun 1939 yang dirancang sang maestro Salvatore Ferragamo.

Bagaimana penampilannya dan bagaimana pula style wedges trend 2015-2016 dari Ferragamo ?

Model High Heels Trend 2015

Model High Heels Trend 2015

Apa Saja Model High Heels Trend 2015
Yang Akan Menggeser Stiletto


Trend high heels di tahun 2015 bukan sekedar perubahan model sepatu yang bersifat temporair, tetapi secara mendasar akan menggeser kedudukan Stiletto dan Round heels dari pasar sepatu fashion.


Model sepatu berbasis Chunky dan Platform yang mulai menjadi trend high heels di tahun 2015, pada masa depan akan memiliki pasar semakin luas, selanjutnya juga akan menggeser posisi Stiletto dan Round heels. Selain model-model sepatu tersebut sudah terlalu lama mendominasi pasar, para pengguna high heels tingkat pemula memiliki pertimbangan rasional dalam memilih sepatu wanita yang lebih aman dan nyaman.

Saat ini beragam aplikasi Chunky dan Platform yang selama bertahun-tahun kurang disukai karena penampilannya dianggap kurang elegan, mulai banyak dipakai oleh kalangan remaja. Mereka adalah pengguna high heels di tingkat pemula yang juga membutuhkan sepatu hak tinggi untuk menambah tinggi badan mereka agar nampak lebih menarik.

Mengapa Chunky dan Platform bisa menggantikan model high heels lainnya ?

Tips Memakai Sepatu High Heels Yang Nyaman


Memakai Sepatu High Heels Yang Nyaman

Bagaimana Memakai High Heels Yang Nyaman


Memakai sepatu high heels yang nyaman hanya bisa dilakukan dengan menerapkan cara-cara tertentu, tentunya setelah memilih high heels yang memenuhi kriteria kenyamanan.


Agar bisa nyaman memakai sepatu high heels diperlukan sedikit pengetahuan mengenai efek buruk high heels, baik menyangkut resikonya dan pengaruhnya pada kesehatan kaki pengguna. Kemudian diperlukan kebiasaan-kebiasaan baru yang berbeda dengan memakai sepatu hak rendah atau hak datar, sehingga pengguna bisa mengurangi banyak efek negatifnya tetapi tetap bisa berpenampilan cantik dan menarik.

Tips berikut adalah untuk melengkapi artikel “Sepatu High Heels Yang Nyaman”, dimana di dalamnya terdapat ulasan tentang cara memilih high heels yang nyaman tetapi tidak disertai dengan cara untuk memakainya secara benar. Akibatnya, meskipun pilihannya benar tetapi jika cara memakainya tidak benar, tak urung pengguna high heels merasakan ketidaknyamanan selama memakai sepatu tersebut.

Bagaimana cara memakai sepatu yang membuat penggunanya terus menerus “berjinjit” tapi tetap merasa nyaman, dan apa model sepatu wanita yang bisa menjadi solusi untuk high heels ?

Style Bagian Depan Sepatu Wanita

Bagian Depan Sepatu Wanita

Apa Saja Style Bagian Depan Sepatu Wanita ?


Bagian depan sepatu wanita adalah bagian yang menentukan penampilan sepatu secara keseluruhan. Ada berapa macam desain dan apa istilahnya ?


Bagian depan atau ujung dari sepatu wanita memiliki desain yang beragam, mulai dari yang terbuka, berujung runcing sampai yang berlapis metal. Masing-masing desain memiliki efek yang berbeda pada kaki penggunanya, karena setiap desain mencerminkan kombinasi dengan tingkat yang berbeda-beda jika ditinjau dari aspek kenyamanan, aspek keamanan dan aspek fashion.

Style untuk bagian depan sepatu ini bisa diaplikasikan hampir ke semua jenis dan model sepatu. Hanya beberapa style yang tidak bisa digunakan untuk model tertentu, misalnya open toe kurang pantas untuk diaplikasikan ke sepatu boot setinggi lutut. Karena prinsip dasar sepatu boot adalah melindungi seluruh kaki penggunanya. Tetapi karena tuntutan fashion yang kadang sering irrasional, suatu saat bisa saja open toe pada sepatu boots menjadi trend.

Apa saja style bagian depan sepatu wanita yang perlu diketahui untuk menambah wawasan fashion ?

Memilih Sepatu Sling Back

Memilih Sepatu Wanita Model Sling Back

Apa Yang Perlu Diperhatikan
Jika Memilih Sepatu Model Sling Back ?


Untuk memilih sepatu model sling back selain perlu mencermati type strapnya juga harus memperhitungkan seberapa tinggi heel yang digunakan dan bagaimana efektivitas konstruksi strap dalam menjangkau pergelangan kaki.


Model sepatu wanita dengan style Sling Back memiliki desain tanpa quarter, atau terbuka di bagian tumit. Sehingga tidak terdapat bagian belakang sepatu untuk “memegang” tumit pengguna. Sebagai gantinya diberi strap mulai dari vamp ke belakang dan melingkari pergelangan kaki, lebar strap tersebut bervariasi. Strap  biasanya disambungkan pada vamp atau langsung pada bagian tengah “ditanamkan” antara sole dengan insole.

Lebar Strap harus didesain tidak terlalu sempit agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan saat digunakan, juga tidak boleh terlalu lebar karena akan memakan banyak ruang untuk tumit dan hal itu bisa mempengaruhi aspek fashionnya. Style Sling Back bisa diaplikasikan pada sepatu atau sandal dan pada alas kaki jenis flat maupun high heels.

Bagaimana cara memilih Sling Back secara tepat ?

Sepatu Wanita Model Sling Back

Sepatu Wanita Model Sling Back

Sepatu Model Sling Back
Hanya Untuk Wanita Bertumit Mulus


Model Sling Back adalah sepatu wanita yang diurancang untuk memperlihatkan tumit yang mulus dan bersih. Karena itu jika kaki Anda “kapalan” jangan pilih style ini. 


Sling Back bukan merupakan model utama, karena pada umumnya sepatu wanita dideskripsikan dengan lebih dulu menyebut model heelnya, lalu jenis heelnya dan biasanya disusul dengan type ujung sepatu. Sling Back adalah salah satu style yang bisa diaplikasikan pada berbagai model sepatu wanita, kecuali model boots atau d’Orsay. Tidak berbeda dengan style lainnya seperti Mary Jane, T-Bar, Ankle Strap, atau Buckle Strap, sepatu wanita dengan model Sling Back juga memiliki penggemar sendiri, khususnya para wanita yang memiliki tumit mulus dan indah.

Dari aspek keamanan, Sling Back memiliki fungsi yang optimal untuk menjaga sepatu agar tidak mudah lepas dari kaki penggunanya saat digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas. Dari aspek kenyamanan, secara relatif akan tergantung pada kecermatan dalam memilih Sling Back secara tepat. Begitu pula pada aspek fashionnya, Sling Back bisa mengurangi nilai penampilan, atau sebaliknya mendukung penampilan secara optimal jika penggunanya memiliki kepekaan fashion dalam mengkombinasikan dengan busana yang dikenakannya.

Apa saja yang perlu diketahui tentang Sling Back ?

Sepatu High Heels Untuk Betis Besar

Sepatu High Heels Untuk Betis Besar

High Heels untuk Wanita
Yang Memiliki Betis Besar


Sepatu high heels Chunky Platform cocok untuk betis besar. Selain menjadi solusi fashion untuk wanita gemuk model tersebut memiliki kestabilan tinggi dan  mampu memberikan kenyamanan bagi penggunanya.


Chunky Platform menjadi trend high heels di dunia fashion 2015 selain karena penampilannya yang inovatif, juga didasarkan pada alasan yang lebih “rasional”, yakni memiliki konstruksi yang mengutamakan aspek kenyamanan dan aspek keamanan. Sedangkan aspek fashionnya diperoleh akibat paralelitas antara tuntutan dunia fashion yang menghendaki kebaruan dengan penampilan Chunky Platform yang bukan hanya baru, tetapi bahkan cenderung ekstrim.

Kelompok konsumen yang paling diuntungkan dengan kehadiran Chunky Platform adalah para wanita yang tergolong memiliki kelebihan berat badan alias gemuk. Masalah yang mereka hadapi selain beresiko lebih tinggi dan lebih rawan terhadap gangguan kesehatan kaki karena beban yang ditanggung jauh lebih berat, model high heels yang ada selama ini cenderung menampilkan betis yang sudah berukuran besar tersebut menjadi kelihatan lebih besar.

Chunky Platform menawarkan solusi fashion untuk mengatasi semua masalah tersebut. Apa alasannya ?

Sepatu High Heels Trend 2015

Sepatu High Heels Trend 2015

Apa Trend Model Sepatu High Heels 2015 ?


Trend sepatu high heels di tahun 2015 seperti diprediksi dalam fashion show akhir tahun 2014 adalah chunky dan platform, kolaborasi antara keduanya bisa yang menggeser posisi Stiletto.


Sepatu high heels atau hak tinggi selama ini didominasi oleh Stiletto dan model dengan heel berukuran kecil, sehingga sebutan high heels menjadi identik dengan rasa sakit dan kesulitan untuk menjaga keseimbangan di saat menggunakannya. Meskipun demikian, banyak wanita yang ingin memakai high heels dengan ukuran tinggi, karena selain bisa menambah tinggi badan, juga membuat ritme langkah kaki terkesan erotis.

Banyak konsumen wanita yang menyadari bahwa untuk tampil cantik memang membutuhkan pengorbanan. Mereka bisa menerima konsekuensi berupa rasa sakit di kaki ditambah resiko terkilir, bahkan terjatuh di muka umum. Sejak tahun 1950-an. sepatu berukuran tinggi dengan hak kecil yang kemudian dikenal dengan sebutan Stiletto ini dianggap sebagai bagian dari perangkat kecantikan.

Apa model sepatu high heels yang menjadi alternatif Stiletto dan sekaligus lagi trend di tahun 2015 ?

Sepatu High Heels Yang Nyaman

Sepatu High Heels Yang Nyaman

Bagian High Heels Yang Perlu Diperhatikan
Agar Bisa Dipakai Dengan Nyaman


Sepatu high heels yang nyaman ditentukan oleh ketepatan dalam memilih model dan akurasi setiap bagiannya terhadap ukuran kaki pemakai.


Jangankan sepatu high heels, sepatu loafers pun kadang-kadang ada yang tidak nyaman ketika digunakan. Karena sepatu yang diproduksi secara massal didasarkan pada ukuran dan type kaki yang bersifat standar. Sedangkan di sisi konsumen, meskipun ukurannya sama, kaki wanita memiliki tipe yang berbeda-beda. Bagian-bagian sepatu yang tidak sinkron dengan bagian kaki ini menjadi penyebab ketidaknyamanan.

Untuk sepatu high heels di kategori Low Heels, banyak model dan style yang bisa dikompromikan dengan bentuk kaki penggunanya. Pada kategori Mid Heels, hanya beberapa model yang bisa dikompromi, termasuk dengan sedikit memodifikasi desainnya. Tetapi kebanyakan untuk kategori High Heels meskipun semua bagian sudah sinkron dengan bentuk kaki, paling sedikit akan selalu tersisa ketidaknyamanan berupa rasa sakit.

Apa bagian-bagian sepatu high heels yang perlu diperhatikan ?

Stabilitas Sepatu High Heels

Stabilitas Sepatu High Heels

Sepatu High Heels Dan Stabilitasnya


Jika ingin membeli sepatu high heels kenali dulu modelnya, karena masing-masing memiliki tingkat stabilitas yang berbeda.


Sebelum memilih model sepatu high heels yang aman, lebih dulu perlu diluruskan bahwa definisi high heels adalah sepatu dengan hak atau heels berukuran diatas 6,35 Cm keatas. Karena ukuran tersebut adalah batas minimal untuk Low Heels, lebih tinggi dari ukuran itu masih terdapat kategori Mid (Middle, Medium) heels dari 6,36 Cm hingga 8,89 Cm. Diatasnya, mulai dari ukuran 8,9 Cm ke atas menjadi “wilayah” High Heels. Meskipun beberapa rumah mode dan desainer memiliki ukuran yang berbeda, tetapi tak berselisih banyak.

Masalah keamanan yang dihadapi pengguna high heels, terutama disebabkan oleh stabilitas pada hak sepatu. Semakin tinggi ukuran hak sepatu wanita, maka tingkat stabilitasnya akan semakin rendah. Masalah itu berbanding dengan tingkat kemampuan dalam menguasai ketidakseimbangan. Semakin tinggi hak yang digunakan akan semakin sulit untuk mengendalikan keseimbangannya.

Tetapi tidak semua model heel memiliki karakter demikian, ada beberapa sepatu mid heels yang memiliki tingkat stabilitas sama dengan high heels. Sebaliknya ada pula model heel yang digunakan untuk high heels tetapi memiliki tingkat stabilitas yang tinggi.

Apa saya model heel atau hak sepatu dan bagaimana tingkat stabilitas masing-masing ?

Sepatu Chopine High Heels

Sepatu Chopine High Heels

Chopine, Sepatu Wanita Hak Tinggi
Yang Ngetrend 200 Tahun Lebih


Meskipun sepatu high heels atau hak tinggi Chopine menjadi trend selama dua abad di Eropa, style dan modelnya tidak sekaya High Heels abad 21


Sepatu Chopine adalah model yang populer di beberapa negara Eropa sepanjang abad 15 sampai abad 17. Meskipun penampilannya terkesan “innocent”, Chopine mampu mendominasi model sepatu selama dua ratus tahun lebih. Dalam kurun waktu tersebut Chopine juga berkembang dengan beragam style, tetapi tetap tidak meninggalkan penampilan awalnya.

Chopine merupakan model sepatu yang mendongkrak tinggi badan pemakainya dengan menerapkan dua konstruksi sekaligus, yakni platform dan high heels. Satu-satunya model sepatu wanita modern yang mirip dengan Chopine adalah Wedges. Tetapi kebanyakan Wedges didesain dengan sole lebih tipis pada bagian depan telapak, sehingga platformnya tidak “penuh”, hanya terdiri hanya tiga per empat bagian.

Apa kelebihan Chopine lainnya yang tidak dimiliki oleh sepatu modern ?

Sepatu Wanita Model Chopine

Sepatu Wanita Model Chopine

Chopine, Sepatu Hak Tinggi dari Abad 15


Sepatu model Chopine pada dasarnya sama dengan Stiletto high heel, keduanya mengabaikan aspek fungsi dari sepatu. Chopine mengutamakan aspek status sosial dan Stiletto memprioritaskan aspek fashion.


Sepatu Chopine adalah model sepatu yang populer di beberapa negara Eropa sepanjang abad 15 sampai abad 17. Di masa itu, Chopine tidak hanya dipakai oleh wanita, khusus yang berhak rendah juga digunakan oleh kaum pria dan lebih difungsikan sebagai status simbol. Keberadaannya mirip dengan High Heels di masa kini, High Heels lebih mengutamakan pada aspek fashion, akibatnya aspek fungsi menjadi terabaikan.

Demikian pula Chopine, karena lebih mengutamakan aspek status sosial yang direfleksikan pada ukuran ketinggiannya, maka semakin tinggi akan semakin sulit digunakan. Sehingga setiap kali memakainya harus didampingi dua orang pembantu yang mengawal di kedua sisi untuk menuntun dan menjaga pengguna Chopine agar tidak terjatuh.

Ingin tahu lebih banyak keunikan Chopine lima abad lalu ?

Sepatu Wanita Model Kitten Heels

Sepatu Wanita Model Kitten Heels

Kitten Heels Sepatu Para First Lady


Kitten Heels adalah model sepatu wanita satu-satunya yang popularitasnya diangkat kembali oleh para first lady setelah mengalami masa-masa surut.


Dihadirkan sebagai “trainer heels” untuk para gadis yang ingin memakai high heels tapi belum cukup umur, membuat Kitten Heels tidak dipandang sebagai sepatu fashion. Padahal Kitten Heels memiliki model dan style seperti Stiletto High Heels. Hanya bedanya Kitten Heels memiliki hak lebih rendah.

Di tahun 1950-an hampir setiap gadis memakai sepatu model Kitten Heels dengan style tradisional yang penampilannya bercirikan dengan heels rendah, dibuat dari bahan kulit berwarna hitam dan memiliki hak dengan ketinggian maksimum 4,75 Cm. Di masa itu, keberadaan Kitten Heels dipandang hanya dari aspek fungsinya.

Mengapa jika dulu aspek fashionnya diabaikan, kini Kitten Heels dengan style yang sama menjadi sepatu para First Lady ?

Sepatu Wanita Hak Rendah Kitten Heels

Sepatu Wanita Hak Rendah Kitten Heels

Model Sepatu Wanita Hak Rendah Terpopuler
Adalah Kitten Heels


Kitten Heels adalah model sepatu wanita dengan hak rendah yang didesain untuk mereka yang kelak akan memakai sepatu hak tinggi.


Meskipun termasuk jenis high heels, Kitten Heels berada dalam kelompok low heels yang memiliki hak paling rendah. Tetapi paling tinggi jika dibandingkan dengan semua sepatu jenis flat dengan model yang menggunakan hak. Top heels-nya memang didesain dengan diameter sama dengan high heels, agar penggunanya terbiasa berjalan sambil mengendalikan keseimbangan.

Seperti model sepatu lainnya yang tidak terlepas dari tuntutan fashion, Kitten Heels mengalami masa booming, kemudian tenggelam beberapa tahun, lalu muncul lagi. Begitu terjadi beberapa kali sejak sepatu wanita ini diperkenalkan pada tahun 1950-an. Uniknya, meskipun cukup populer Kitten Heels dianggap bukan sebagai sepatu fashion.

Mengapa demikian dan bagaimana perkembangannya hingga saat ini  ?

Kelebihan Sepatu Wanita Hak Rendah

Kelebihan Sepatu Wanita Hak Rendah

Apa Saja Kelebihan Low Heels ?


Sepatu Wanita Hak Rendah Atau Low Heels memiliki kelebihan yang tak terdapat pada high heel dan flat, mulai dari aspek kesehatan, kenyamanan dan fashion


Low Heels atau sebutan untuk sepatu wanita hak rendah dalam “hierarki” sepatu wanita memiliki posisi di tengah-tengah. Tepatnya memiliki ukuran hak di antara sepatu hak datar dan hak tinggi. Posisi flat yang ekstrim tanpa hak lebih bersifat “primitif” karena cenderung mencerminkan fungsi sepatu sebagai pelindung telapak kaki. Sebaliknya, posisi high heels cenderung “irrasional” karena mengabaikan fungsi dan lebih mengutamakan aspek fashion.

Dibandingkan dengan sepatu flat dan high heels, sepatu wanita hak rendah atau low heels berada dalam posisi moderat. Low Heels tidak mengesampingkan aspek fashion, haknya yang tidak terlalu tinggi juga sama sekali tidak datar, ternyata menjadikannya sebagai satu-satunya jenis sepatu yang paling peduli terhadap kesehatan kaki pemakainya.

Tidak hanya sebatas itu, sepatu hak rendah juga memiliki banyak kelebihan yang menguntungkan penggunanya. Apa saja ?

Model Sepatu Wanita Hak Rendah

Model Sepatu Wanita Hak Rendah

Pastikan Pakai Sepatu Low Heels
Agar Anda Hanya Punya Satu Masalah


Memilih model sepatu wanita hak rendah akan menghindarkan Anda dari banyak masalah, kecuali satu. Apa itu ?


High heels atau sepatu wanita hak tinggi membawa resiko besar bagi penggunanya, semua wanita sudah tahu hal itu. Ketika beberapa hasil penelitian medis menyimpulkan bahwa ternyata sepatu hak datar atau flat juga bisa mengakibatkan gangguan kesehatan kaki. Maka satu-satunya alternatif adalah sepatu wanita hak rendah atau low heels.

Tetapi tak perlu menolak high heels, juga tetaplah mengkoleksi sepatu flat karena kedua jenis sepatu ini adalah perangkat fashion yang selalu diperlukan pada kesempatan tertentu. Setidaknya, kini para wanita tidak perlu dipusingkan dalam memilih jenis sepatu yang dipastikan bisa menjamin kesehatan kaki.

Meskipun demikian, masih tersisa satu masalah yang harus dihadapi. Apa itu ?

Sepatu Wanita Hak Rendah


Sepatu Wanita Hak Rendah Sepatu Wanita Hak Rendah Sepatu Wanita Hak Rendah Sepatu Wanita Hak Rendah

Sepatu Hak Rendah
Yang Tak Pernah Jadi “Tersangka”

Sepatu wanita hak rendah tidak pernah menjadi “tersangka” yang mengakibatkan jatuhnya korban seperti high heels dan flat,
bahkan sejak abad 16 sudah lebih dulu menjadi sepatu fashion.


Meskipun semua sepatu yang memiliki hak diklasifikasikan sebagai high heels, tetapi setiap model memiliki tinggi tumit yang berbeda-beda, sehingga klasifikasi high heels dibagi menjadi tiga, yaitu high heels atau hak tinggi, mid heel atau hak sedang dan low heels atau hak rendah. Sedangkan sebutan hak datar atau flat ditujukan untuk sepatu yang memiliki hak dibawah low heels atau sama sekali tidak memiliki hak.

Disebut high heels apabila sepatu didesain dengan konstruksi pada bagian tumit lebih tinggi dibandingkan dengan telapak kaki bagian depan. Sepatu yang tinggi karena memiliki sol tebal atau platform, tidak termasuk sebagai high heels jika di bagian tumitnya rata seperti sepatu hak datar atau flat. Tetapi bila high heels menggunakan platform, maka ketinggiannya bisa mencapai ukuran maksimal.

Apa kelebihan sepatu hak rendah atau low heels dibandingkan hak tinggi dan hak datar ?

Membersihkan Sepatu Beludru

Cara Membersihkan Sepatu Beludru

Bagaimana Cara Membersihkan Sepatu Beludru?


Cara membersihkan sepatu beludru yang kotor, mencuci dan merawatnya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Tetapi perlu lebih dulu membaca tips ini.


Bagaimana cara membersihkan sepatu wanita yang berbahan beludru ? Banyak pemilik sepatu beludru yang mencari informasi tersebut setelah sepatu beludru pertamanya terkena kotoran dan di saat akan membersihkannya. Beludru tidak bisa diperlakukan seperti halnya membersihkan sepatu dari bahan kulit, karena bukan terbuat dari kulit. Beludru juga tidak bisa dibersihkan dengan cara seperti mencuci baju, meskipun bahan dasarnya sama seperti kain sutra.

Beludru yang juga dikenal dengan istilah kain Velvet pada awalnya dibuat dari serat sutra, karena permintaan meningkat dan bahan baku yang dihasilkan oleh ulat sutra terbatas, akhirnya banyak yang mengkombinasikan dengan 20 persen sutra selebihnya menggunakan rayon dan katun. Sebagai bahan yang dianggap mewah sejak abad 14, beludru memang membutuhkan perlakuan secara khusus.

Lalu bagaimana cara untuk merawat, menyimpan dan membersihkan sepatu beludru ?

Sepatu Wanita Model Bit Loafers


Bit Loafers Adalah Style Sepatu Loafers
Rancangan Gucci Pada Tahun 1953

Style sepatu Loafers wanita yang awalnya dirancang Gucci pada tahun 1953 dinamakan HorseBit Loafers, tetapi mengapa dalam pasar sepatu fashion ada pula sebutan Bit Loafers ?


Style Loafers yang hadir belakangan berbeda dengan proses kehadiran Penny Loafers. Desain “Weejuns” yang tak sengaja bisa dipakai menyelipkan uang koin untuk ongkos menggunakan telepon umum menyebabkan Loafers buatan GH Bass menjadi terkenal dengan sebutan Penny Loafers dan mendominasi pasar sepatu Amerika di tahun 1950-an, kemudian tahun-tahun selanjutnya merambah ke berbagai negara

Sedangkan Tassel Loafers hadir setelah Arthur Tarlow Sr, Direktur Alden Shoe Co.diilhami oleh pesanan sepasang sepatu dari dua toko sepatu yang berbeda secara hampir bersamaan. Model sepatu tersebut lalu dimodifikasi dan diaplikasikan dengan konstruksi model Loafers. Dua tahun setelah diluncurkan, tepatnya tahun 1952, Tassel Loafers merambah New York dan Los Angeles untuk menggeser dominasi Penny Loafers, sebelum melanjutkan ekspansi ke seluruh Amerika dan dunia.

Style Loafers yang terakhir masuk ke pasar sepatu adalah Bit Loafers. Bagaimana proses kehadirannya ?

Sepatu Wanita Model Tassel Loafers

Sepatu Wanita Model Tassel Loafers

Sepatu Loafers yang Berumbai
Disebut Tassel Loafers


Diadopsi menjadi sepatu wanita, Tassel Loafers justru menjadi lebih fashioned dibandingkan dengan penampilannya sebagai sepatu pria.


Tassel Loafers yang diadopsi menjadi sepatu wanita merupakan salah satu style dari model Loafers atau Pantofel yang pada awalnya adalah sepatu untuk kaum pria. Rumbai yang menjadi ciri khas Tassel itu identik dengan bunga, sedangkan bunga selalu diasosiasikan dengan wanita. Sehingga Tassel Loafer justru lebih fashioned berada di kaki wanita daripada dipakai oleh pemilik aslinya, kaum pria.

Selain Tassel, masing-masing style Loafers memiliki ciri-ciri yang spesifik, tapi kurang dikenal oleh konsumen awam. Style paling populer adalah Penny Loafers dengan strap di tengah terbuka yang terletak bagian atas kaki. Sedangkan Bit Loafers juga memiliki strap yang sama, hanya saja diberi sentuhan berupa rantai kecil yang melintang. Ketiga style tersebut memiliki sejarah yang berbeda, ada yang unik, ada yang terjadi secara kebetulan dan ada pula yang sengaja didisain agar menjadi style baru.

Bagaimana sejarah dan perkembangan Tassel Loafers ?

Sepatu Wanita Model Penny Loafers

Sepatu Wanita Model Penny Loafers

Sepatu Model Loafers Terpopuler
Adalah Penny Loafers


Penny Loafers adalah model sepatu yang terinspirasi oleh Moccasin, diimpor dan diproduksi pertama kali di Norwegia lalu kembali ke Amerika dan populer di negeri asalnya.


Sepatu model Loafers yang paling banyak dipasarkan adalah style Penny Loafers, sepatu untuk pria dan wanita ini selain memiliki desain yang kompak juga nyaman di kaki. Penny Loafers dari bahan kulit dengan warna-warna gelap dapat dipadukan dengan berbagai jenis busana, baik formal maupun casual tanpa mempengaruhi penampilan penggunanya.

Desain Penny Loafers saat ini tidak banyak berbeda dengan saat dipasarkan pertama kali, baik di negeri pertama kali diproduksi, Norwegia, sampai kembali merambah Amerika. Model sepatu yang sebelumnya dikenal dengan nama "Aurland Shoes" itu lalu diproduksi secara massal. Sebutannya berganti dengan Penny Loafers dan dipasarkan secara lebih luas hingga menjadi salah satu model sepatu favorit.

Bagaimana perjalanan sejarah Penny Loavers yang unik, berliku dan berlangsung cukup panjang tersebut ?

Sepatu Pantofel Untuk Wanita

Sepatu Pantofel Untuk Wanita

Sepatu Pantofel Untuk Wanita
Lebih Populer Disebut Loafers


Tiga style sepatu Pantofel untuk wanita juga dikembangkan oleh para desainer sehingga menjadi Loafers dengan beragam desain untuk berbagai busana dan kesempatan


Diadopsi untuk sepatu wanita, Pantofel yang memiliki tiga basis style itu kemudian diperkaya dengan berbagai aplikasi fashion, sehingga dalam beberapa penampilannya model Pantofel nyaris tak bisa dikenali lagi. Karena itu dalam perkembangan selanjutnya, kaum pria yang sebelumnya telah akrab dengan nama Pantofel tidak pernah mengira bahwa sepatu wanita yang populer dengan sebutan Loafer sebenarnya  berasal dari model sepatu milik mereka.

Seperti model sepatu wanita lainnya, Pantofel atau Loafer tidak hadir secara tiba-tiba seperti yang telah kita kenal, melainkan melalui proses yang cukup panjang sebelum menjadi model sepatu dengan konstruksi dan desain yang khas untuk membedakan dengan model-model sepatu lainnya. Loafers memiliki tiga style dengan ciri yang selalu dipelihara oleh para desainer, sehingga meskipun diaplikasi dengan beberapa model dan style sekaligus, masing-masing style masih dengan mudah bisa dikenali.

Kapan Loafers dirancang untuk pertama kali dan apa saja ketiga style Loafers tersebut ?

Sepatu Pantofel Wanita


sepatu pantofel wanita sepatu pantofel wanita sepatu pantofel wanita


Sepatu Pantofel Untuk Wanita
Lebih Cantik Dari Aslinya


Pantofel sebelumnya adalah sepatu pria, lalu diadopsi untuk wanita dan lebih populer dengan sebutan Loafers.


Jangan heran jika mengetikkan keyword “sepatu pantofel wanita” di browser, kemudian muncul gambar-gambar sepatu mirip Loafers. Karena sebetulnya yang dimaksud Pantofel dan Loafers adalah sama, hanya berbeda istilah. Model tersebut selain memiliki kenyamanan untuk penggunanya juga kemudahan saat memakai dan melepaskannya karena tidak dilengkapi dengan tali sepatu. Dalam istilah persepatuan model seperti itu juga disebut Slip On.

Kedua sebutan yang berbeda tersebut, pantofel dan loafers seringkali membuat rancu pengertian konsumen yang bukan penyuka sepatu terutama di Indonesia. Sejak puluhan tahun Pantofel disukai dan digunakan para pria, modelnya nyaris tak pernah berubah, begitu pula sebutannya. Kaum pria yang umumnya kurang memiliki perhatian terhadap fashion dan masih beranggapan fashion adalah urusan wanita, tidak begitu mempedulikannya, kecuali memakai sepatu yang namanya Pantofel.

Sepatu Platform Heels

Sepatu Platform Heels

Platform Heels Adalah Solusi untuk High Heels


Sepatu Platform Heels yang merupakan hasil aplikasi platform dengan high heels memiliki kelebihan bagi pemula, meskipun oleh para pengguna Stiletto dan Cone Heels dianggap kurang menarik.

Sepatu Platform Heels boleh dibilang sebagai style mutakhir dalam fashion sepatu wanita. Kehadirannya seolah merupakan jawaban terhadap dunia fashion yang sangat dinamis dan menuntut kebaruan secara terus menerus. Meskipun demikian, tidak semua wanita menyukai kehadiran style Platform Heels, khususnya mereka yang sebelumnya telah terbiasa pada model tertentu dan sudah merasa “mapan” dengan model tersebut.

Sedangkan sebagian wanita lain yang tidak menaruh minat pada fashion, tidak akan bereaksi pro dan kontra, karena merasa kurang berkepentingan dengan perkembangan di dunia fashion. Mereka yang antusias terhadap kehadiran Platform Heels adalah para wanita yang menyukai fashion, terutama karena mereka  merasa menemukan style sepatu yang tepat sesuai dengan solusi yang diberikan oleh Platform Heels.

Seperti apa solusi tersebut ?

Apa Perbedaan Suede Dan Beludru

Perbedaan Suede Dan Beludru

Apa Perbedaan Antara Suede Dan Beludru ?


Perbedaan antara Suede dan Beludru memang secara sepintas akan sulit untuk diketahui oleh orang awam, sama halnya dengan perbedaan Suede dan Nubuck. Tetapi akan lebih mudah membedakan keduanya kalau tahu bahan dasar yang digunakan.

Apa Perbedaan Suede Dan Beludru ? Pertanyaan ini sering dilontarkan ketika melihat kemiripan antara Suede dengan Beludru, biasanya keingintahuan itu dilanjutkan dengan pertanyaan tentang perbedaan kualitas dan perbedaan harga antara kedua material yang biasa dipakai sebagai bahan sepatu wanita tersebut. Keduanya memang memiliki penampilan yang nyaris sama, bahkan beberapa orang masih beranggapan bahwa Beludru adalah istilah lain untuk Suede.

Padahal Suede dibuat dari bagian dalam kulit sapi atau bisa juga hewan ternak lainnya yang disamak lalu diproses melalui beberapa tahap, cukup rumit sebelum mencapai hasil akhir dengan penampilan eksklusif. Sehingga menjadi bahan pembuatan sepatu wanita yang harganya cukup mahal. Sementara Beludru pada awalnya dibuat dari serat sutra, pada perkembangannya ketika serat sutra makin sulit diperoleh, akhirnya beludru dibuat dari rayon dan katun, bahkan polyester.

Apa saja perbedaan lain antara Suede dan Beludru ?

Sepatu Platform Wanita

Sepatu Platform Wanita

Yang Diaplikasi Jadi Alternatif High Heels


Sepatu platform wanita memiliki penampilan beragam karena bisa diaplikasi menjadi alternatif high heels dengan berbagai model. Style mana yang paling populer ?

Sepatu platform untuk wanita pada awalnya juga dipakai oleh kaum pria. Sepatu tersebut sebenarnya sudah ada sejak abad 16 di jaman Dinasty Qing dan di Eropa mulai populer setelah dipakai oleh Catherine de Medici pada upacara pernikahannya dengan Henri Duke of Orleans, tahun 1533. Platform di jaman tersebut tidak hanya bernuansa fashion, tetapi juga sarat dengan makna sosial serta tujuan yang menyimpang dari fungsi utamanya sebagai sepatu.

Di era modern sepatu platform mulai menjadi trend sejak tahun 1930-an dengan diaplikasikan dalam berbagai model. Popularitasnya bertahan sampai awal tahun 1950-an. Kemudian surut dan kembali populer di tahun 1970-an dengan diaplikasi pada model Chunky Heels yang banyak digunakan oleh para artis top di saat itu, salah satunya adalah The Jackson Five group Michael Jackson merintis karirnya.

Bagaimana aplikasi Platform yang populer saat ini ?

Sepatu Platform Atau Platform Shoes

Sepatu Platform Atau Platform Shoes

Sepatu Platform Atau Platform Shoes


Sepatu Platform atau Platform Shoes merupakan salah satu style dalam desain sepatu wanita, efeknya bisa membuat penggunanya menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan memakai Stiletto atau Cone high heels.

Sepatu Platform yang biasa juga disebut sebagai Platform Shoes adalah salah satu style di dunia fashion yang perkembangannya membutuhkan waktu ratusan tahun sebelum menjadi Platform Shoes seperti yang sekarang. Dalam kurun waktu yang panjang tersebut platform pernah hadir dengan beragam bentuk sesuai dengan tuntutan jaman dan dengan bahan sesuai tingkat perkembangan teknologi.

Platform dipilih dan dipakai karena penggunanya bisa memperoleh efek tinggi melebihi sepatu model Stiletto atau Cone high heels. Selain itu, jika diinginkan perbandingan ketinggian antara tumit dengan ujung jari kaki bisa dirancang tidak terlalu ekstrim, agar tidak mengakibatkan rasa sakit. Sehingga bisa memberikan lebih banyak kenyamanan untuk penggunanya. 

Apa pengertian sepatu platform dan bagaimana aplikasinya pada sepatu wanita ?

Sejarah Flat Shoes

Sejarah Flat Shoes

Sejarah Flat Shoes Dalam 4 Periode


Sejarah Flat Shoes merupakan proses perkembangan sepatu yang sangat panjang dalam fungsi dasarnya sebagai alas kaki, status sosial sampai menjadi perangkat fashion.

Sejarah flat shoes atau sepatu hak datar dimulai ketika manusia berjalan dan telapak kakinya tertusuk benda tajam, entah berapa ribu tahun yang lalu dan di dunia bagian mana. Sejak saat itu sepatu menjadi bagian mutlak dari kebutuhan manusia, meskipun sekarang manusia sudah berjalan di atas lantai keramik atau karpet. Sejarah sepatu juga identik dengan sejarah flat shoes, karena jenis sepatu yang menggunakan hak baru dipakai setelah memasuki tahun Masehi.

Dalam sejarahnya selama berabad-abad model sepatu flat tidak mengalami perubahan secara signifikan. Selain selalu terbuka kemungkinan ditemukannya sepatu flat yang berusia lebih tua dari Areni-1, di masa depan juga tersedia ruang tak terbatas untuk pengembangan model, style dan aplikasinya. Selama berabad-abad pula popularitas sepatu flat mengalami pasang surut, sehingga lebih mudah dipahami jika sejarah sepatu flat shoes dibagi menjadi beberapa periode.

Bagaimana sejarah flat shoes sejak 5.500 tahun yang lalu hingga prediksinya di masa depan ?

Perbedaan Suede Dan Nubuck

Perbedaan Suede Dan Nubuck

Perbedaan Suede Dan Nubuck


Perbedaan antara Suede dan Nubuck memang sulit diketahui oleh orang awam, selain karena Suede lebih dikenal dari pada Nubuck juga secara visual keduanya memiliki penampilan yang nyaris tidak berbeda.

Perbedaan Suede dan Nubuck terletak  pada perbedaan lapisan kulit yang digunakan, meskipuin kemudian diproses dengan cara yang hampir sama tetapi hasil akhirnyqa berbesa.  Suede memiliki penampilan dengan serabut yang lebih besar, lebih panjang dan dan lebih kasar, sementara Nubuck memiliki serabut yang lebih halus dan terkesan rata.

Karena karakteristik Suede tersebut maka perbedaan antara serabut-serabut yang tegak dan yang rebah terkena tekanan atau gesekan pada permukaan kulit Suede menjadi lebih luas. Akibatnya, jika diterpa sinar yang terang akan menimbulkan efek lebih banyak kilauan pada permukaan sepatu wanita yang berbahan Suede. Efek ini berbeda dengan permukaann Nubuck yang berserabut lebih pendek dan tebal.

Apalagi perbedaan antara Suede dan Nubuck ?

Perawatan Sepatu Nubuck

Perawatan Sepatu Nubuck

Perawatan Sepatu Nubuck Mirip Suede


Perawatan Sepatu Nubuck tak banyak berbeda dengan merawat sepatu dari bahan Suede, hanya saja Nubuck lebih lembut dan  eksklusif, sehingga perlu perhatian lebih intens.

Perawatan sepatu Nubuck memang harus dilakukan lebih intens dan hati-hati, meskipun Nubuck mirip dengan Suede tetapi memiliki serabut yang lebih halus, pendek dan rata. Tidak hanya perawatannya, pembuatannya pun memerlukan kecermatan yang tinggi, karena itu pula Nubuck menjadi pilihan untuk material sepatu wanita yang eksklusif dan dijual dengan harga lebih mahal.

Perawatan terbaik untuk semua jenis dan model sepatu, baik flat maupun high heels yang menggunakan bahan Nubuck leather adalah melakukan pencegahan dari kemungkinan terkena kotoran atau noda dengan cara memakai sepatu Nubuck hanya pada kesempatan tertentu dimana lokasi penampilan Anda benar-benar bersih dan terutama tidak pada musim penghujan. Seperti halnya Suede, Nubuck sangat peka terhadap percikan air, apalagi jika sebelumnya tidak dilakukan pengamanan dengan menyemprotkan protector.

Bagaimana cara merawat sepatu kulit Nubuck ?

Apa Itu Nubuck Leather

Apa Itu Nubuck Leather,

Apa Bedanya Dengan Suede ?


Apa Itu Nubuck Leather ? Nubuck leather adalah bahan untuk membuat sepatu yang lebih lembut dari Suede, juga lebih rentan terhadap noda dan kotoran.

Pertanyaan Apa Itu Nubuck Leather ?  mirip dengan Apa itu Suede Leather ? Keduanya memang merupakan jenis bahan untuk sepatu wanita fashion yang lebih dikenal oleh para penyuka sepatu. Orang awam biasanya sudah mengenal Suede leather meskipun tidak tahu persis proses pembuatan dan karakteristik dari salah satu jenis hasil pengolahan kulit tersebut.

Jika Suede digunakan untuk bahan pembuatan sepatu wanita fashion sehingga menjadi lebih elegan, maka Nubuck Leather juga demikian. Tetapi hasilnya adalah sepasang sepatu yang lebih elegan, lebih lembut dan karenanya dijual dengan harga yang lebih mahal. Seperti Suede, Nubuck tidak hanya digunakan sebagai bahan utama pembuatan sepatu, tetapi juga berbagai perangkat fashion, jaket, meubel dan pelapis berbagai produk untuk menimbulkan kesan eksklusif.

Apa yang membuat Nubuck Leather lebih eksklusif ?

Sepatu Wanita Suede

Sepatu Wanita Suede

Sepatu Wanita Suede Perlu Perawatan Khusus


Sepatu wanita suede memang memiliki penampilan yang lebih anggun, tetapi konsekuensinya memerlukan perawatan dengan peralatan dan bahan pembersih khusus

Sepatu wanita dari bahan suede nampak sangat berbeda jika dibandingkan dengan sepatu bermodel serupa yang berbahan kulit full-grain atau brush-off. Sepatu suede tidak mengkilat, tapi memiliki permukaan yang lembut. Dengan pilihan warna-warna pastel yang tidak norak akan mencerminkan citra penggunanya sebagai wanita yang anggun, dewasa dan bukan sosok yang sembarangan.
   
Jika Anda bukan type wanita seperti itu, dan Anda ingin menciptakan pencitraan bahwa diri Anda adalah seorang wanita seperti sosok tersebut, mungkin Anda bisa memanfaatkan sepatu suede untuk memperoleh penampilan dengan kesan demikian. Tetapi suede leather hanya sekali bisa diajak kompromi, yakni ketika baru dibeli dan langsung digunakan. Selanjutnya dia akan mengungkapkan kepribadian Anda yang sebenarnya.

Mengapa demikian, apakah suede memiliki semacam kekuatan magis ?

Apa Itu Suede Leather

Apa Itu Suede Leather

Apa Yang Dimaksud Dengan Suede Leather ?


Apa itu Suede Leather ? Suede Leather adalah jenis kulit yang dihasilkan melalui proses khusus sehingga memiliki penampilan lembut, elegan dan terkesan mewah.

Apa itu Suede Leather ? pertanyaan ini sering dilontarkan oleh mereka yang tertarik melihat sepatu dari bahan Suede yang berpenampilan lembut, feminin dan sekaligus elegan. Keinginan untuk membeli sepatu dari Suede Leather itu biasanya juga disertai oleh keingintahuan mengenai jenis bahan yang digunakan tersebut. Suede Leather lebih mahal dibandingkan dengan harga kulit biasa, karena itu sepatu dari bahan Suede juga dijual dengan harga lebih tinggi.
    
Alternatif memperoleh sepatu wanita murah dari bahan Suede ditawarkan oleh Suede imitasi, tentu saja selain harganya jauh lebih murah kualitasnya juga lebih rendah karena merupakan hasil produksi pabrik secara masal, bukan hasil olahan tangan perajin kulit. Beberapa penjual yang nakal bahkan menawarkan kain bludru sebagai Suede karena penampilannya yang juga nyaris sama dengan Suede.
    
Apa saja kelebihan dan kekurangan Suede Leather ?