Stabilitas Sepatu High Heels

Stabilitas Sepatu High Heels

Sepatu High Heels Dan Stabilitasnya


Jika ingin membeli sepatu high heels kenali dulu modelnya, karena masing-masing memiliki tingkat stabilitas yang berbeda.


Sebelum memilih model sepatu high heels yang aman, lebih dulu perlu diluruskan bahwa definisi high heels adalah sepatu dengan hak atau heels berukuran diatas 6,35 Cm keatas. Karena ukuran tersebut adalah batas minimal untuk Low Heels, lebih tinggi dari ukuran itu masih terdapat kategori Mid (Middle, Medium) heels dari 6,36 Cm hingga 8,89 Cm. Diatasnya, mulai dari ukuran 8,9 Cm ke atas menjadi “wilayah” High Heels. Meskipun beberapa rumah mode dan desainer memiliki ukuran yang berbeda, tetapi tak berselisih banyak.

Masalah keamanan yang dihadapi pengguna high heels, terutama disebabkan oleh stabilitas pada hak sepatu. Semakin tinggi ukuran hak sepatu wanita, maka tingkat stabilitasnya akan semakin rendah. Masalah itu berbanding dengan tingkat kemampuan dalam menguasai ketidakseimbangan. Semakin tinggi hak yang digunakan akan semakin sulit untuk mengendalikan keseimbangannya.

Tetapi tidak semua model heel memiliki karakter demikian, ada beberapa sepatu mid heels yang memiliki tingkat stabilitas sama dengan high heels. Sebaliknya ada pula model heel yang digunakan untuk high heels tetapi memiliki tingkat stabilitas yang tinggi.

Apa saya model heel atau hak sepatu dan bagaimana tingkat stabilitas masing-masing ?

Untuk memakai high heels terutama yang berukuran Mid Heels 6,35 Cm sampai 8,89 Cm. Atau High Heels yang berukuran mulai dari 8,9 Cm ke atas, masalah terpenting adalah mengetahui lebih dulu model dan karakter dari masing-masing heel atau yang dipergunakan oleh sepatu wanita.

Pada prinsipnya setiap model heel bisa digunakan untuk sepatu hak tinggi, sepatu hak sedang dan hak rendah. Beberapa model lebih banyak digunakan hanya untuk sepatu high heels, model lainnya lebih banyak digunakan untuk low heels. Berikut adalah model heel atau hak yang digunakan untuk semua jenis sepatu wanita :


Stabilitas Stiletto High Heels
Stiletto Heels dan stabilitasnya

Stiletto Heels
Memiliki bentuk sebagai Hak Terpisah, dari seat heels (bagian di bawah tumit ) hingga top heels (ujung yang menapak permukaan lantai) berbentuk bulat dengan diameter kurang dari 1 Cm. Stiletto dikenal sebagai sepatu hak tinggi yang cantik, karena paling memberikan efek seksi untuk pemakainya, tetapi juga paling menyakitkan dan memiliki stabilitas yang paling rendah sehingga menjadi jenis dan model sepatu yang paling tidak aman. Type Stiletto Heels paling banyak digunakan sebagai hak untuk High Heels, jarang digunakan untuk Mid Heels dan Low Heels.


Stabilitas Cone High Heels
Cone Heels memiliki stabilitas lebih tinggi dibandingkan dengan Stiletto

Cone Heels dan Modifikasinya
Memiliki bentuk sebagai Hak Terpisah, pada pangkal seat heels berbentuk setengah bulat selebar tumit dan ke bawah semakin mengecil sampai ke top heels. Modifikasi dari model Cone biasa disebut Banana Heels, Horn Heels dan paling banyak adalah Round Heels berbentuk lengkungan tajam dibagian atas, heel menjadi kecil dan panjang sampai turun ke top heels.

High Heels yang berbasis submodel Round Heel sering juga disebut sebagai Stiletto. Padahal jika mengacu pada model awalnya, Stiletto heels berbentuk bulat penuh, tidak memiliki heel breast, sedangkan Round Heels memiliki heel breast.

Tingkat stabilitas Cone Heels hampir sama dengan Stiletto Heels dan tergantung pada tinggi rendahnya ukuran masing-masing. Model Cone Heels paling banyak digunakan sebagai hak untuk semua kategori High Heels. Model Low Heels yang populer menggunakan type Cone adalah Kitten Heels, juga disebut ”trainer heels”. Maksudnya, sebagai pelatih untuk pemula agar terbiasa mengendalikan keseimbangan dengan menggunakan Low Heels, sebelum beralih menggunakan Mid Heels dan akhirnya mahir memakai High Heels.


Stabilitas Spool High Heels
Spool Heels lebih stabil dibandingkan dengan Stiletto atau Cone

Spool Heels
Memiliki bentuk sebagai Hak Terpisah, pada pangkal seat heels berbentuk setengah bulat selebar tumit, ke bagian tengah semakin mengecil tetapi kembali melebar pada top heels.
Model Spool Heels memiliki keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan model Stiletto atau Cone Heels, baik untuk kategori High Heels dan Mid Heels. Model ini paling banyak diaplikasikan untuk Low Heels dan terimplementasi sebagai Kitten dengan penampilan yang fashioned dan memiliki tingkat stabilitas tinggi.


Stabilitas Louis High Heels
Louis Heels memiliki top heels cukup luas sehingga stabilitasnya pun memadai

Louis Heels
Memiliki bentuk sebagai Hak Terpisah, pada pangkal seat heels berbentuk setengah bulat selebar tumit, ke bagian tengah semakin mengecil tetapi lebih besar dibandingkan dengan Spool Heels, lalu kembali melebar pada top heels dan cenderung berbentuk persegi empat.

Model ini diadopsi dari hak sepatu milik Raja Louis XIV dari Perancis pada abad 17. Louis Heels juga disebut Curved Heels dan Pompadour Heels. Karena mirip dengan Spool Heels, seringkali sulit membedakannya dengan Spool Heels.

Model Louis Heels biasanya digunakan untuk Low Heels dan memiliki tingkat stabilitas lebih tinggi dibandingkan dengan Spool Heels. Untuk kategori Mid Heels, model ini sering dimodifikasi dan menjadi model Puppy yang juga memiliki tingkat stabilitas yang baik.

Stabilitas Chunky High Heels
Chunky Heels memiliki tingkat stabilitas paling tinggi

Chunky Heels
Memiliki bentuk sebagai Hak Terpisah, pada pangkal seat heels berbentuk persegi empat atau sering dimodifikasi menyesuaikan bentuk tumit, dari seat heels sedikit mengecil atau ukurannya tetap sampai ke top heels, sehingga ukuran luas top heels tidak banyak berbeda dengan seat heels. Jika berbeda, maka selsihnya hanya sedikit.

Chunky Heels juga sering disebut Block Heels, model sepatu hak tinggi yang cocok untuk wanita gemuk. Meskipun secara umum memiliki penampilan yang kurang elegan, tetapi diantara semua jenis high heels dalam bentuk hak terpisah, model ini memiliki tingkat stabilitas paling tinggi. Masalahnya, bagaimana memadupadankan model Chunky dengan bentuk tubuh dan busana yang sesuai.

Stabilitas Wedges High nHeels
Tingkat stabilitas Wedges tergantung pada stylenya.

Wedges Heels
Memiliki bentuk sebagai Hak Tunggal, lebar telapak kaki mulai dari atas hingga ke sole bagian bawah memiliki ukuran yang sama, sehingga terkesan sebagai “ganjal kaki” dan kurang nampak elegan. Meskipun secara teoretis Wedges termasuk sepatu wanita hak tinggi yang aman karena ditunjang dengan hak yang luas dan lebar, tingkat stabilitasnya bervariasi, tergantung pada desain posisi antara tumit dengan ujung jari kaki. Jika posisi tersebut terlalu terjal atau curam akan mempengaruhi kemampuan pengguna untuk menjaga keseimbangan.

Dalam perkembangannya, konstruksi Wedges bertransformasi ke bentuk Prism yang memiliki ukuran lebar telapak kaki mulai dari atas, tetapi mengecil ke sole bagian bawah. Di Indonesia model ini termasuk sepatu hak tinggi yang lagi trend.  Sebutan Prism juga sering diberikan pada modifikasi Cone Heels yang berbentuk piramid terbalik. Dibandingkan dengan type Wedges pendahulunya, tingkat stabilitas type Prism lebih rendah. Desain posisi antara tumit dengan ujung jari kaki yang setara Mid Hells akan berdampak menyulitkan pengguna untuk menjaga keseimbangan, terutama jika berjalan di atas jalan yang tidak rata.

Selain itu ada banyak istilah untuk heels hasil kreasi para desainer yang  tidak bisa atau sulit dimasukkan dalam kategori heels yang sudah ada. Selain disebut Custom Heels juga Fantasy Heels, sementara lainnya menyebut Creation Heels. Penampilannya sangat unik dan menarik, tetapi justru tidak memiliki nilai fashion karena terlalu atraktif dan lebih layak dipakai pada momen yang bersifat khusus. Tingkat kestabilannya bermacam-macam tergantung pada kalkulasi akhir dari posisi telapak kaki, tinggi ukuran heels dan luas top heels.

Semua model heels bisa menjadi high heels

Terlepas dari faktor kenyamanan dan aspek fashion, secara teknis setiap model heel di masing-masing kategori mulai dari Low Heels sampai High Heels memiliki tingkat stabilitas yang bisa diukur. Tetapi ketika digunakan, ukuran tersebut bisa menjadi bersifat relatif karena tergantung kepada faktor-faktor fisik dan psikologis dari penggunanya yang justru bersifat individual.

Pada akhirnya pilihan model heels terbaik ditentukan oleh pengetahuan mengenai sepatu dan seberapa luas wawasan fashion yang dimiliki seorang wanita, bukan pada seberapa banyak uang yang dimiliki atau seberapa cepat membeli sepatu baru yang ditawarkan produsen, hanya karena takut dianggap out of date.


Tags : stabilitas-sepatu-high-heels



Referensi artikel “Stabilitas Sepatu High Heels” :
The Differences Between Stiletto, Block, and Kitten
Women Shoes 1775-1815, www.FootwearHistory com

Tidak ada komentar: